Selamat Datang di Blog saya :)

Kamis, 29 Agustus 2019

Elsheskin Acne T Treatment Series Gel Acne Review



1. Introduction (Pengenalan produk) 
Elsheskin adalah salah satu merk perawatan kulit lokal yang berbasis di Jogjakarta. Saya pribadi mengetahui merk ini melalui salah satu Beauty Vlogger di Youtube yang merekomendasikan akun instagram salah satu dokter Spkk yang sedang praktek di Elsheskin. Mulanya, saya hanya ingin ​kepoin akun instagram si dokter untuk menambah pengetahuan tentang sunscreen. Memang pada waktu itu saya belum mengetahui seberapa penting sunscreen untuk kulit. All I know was yang terpenting bedak dan tidak terlalu lama terpapar sinar matahari, even tanpa sunscreen is okay at all. 

Tapi, setelah saya melihat postingan di instagram si dokter tersebut, saya menyadari pentingnya sunscreen dan mulai menggunakan sunscreen. perlu diketahui bahwa, si dokter tidak sama sekali menyarankan produk dari Elsheskin. Iya beliau memang sesekali posting tentang kegiatannya di Elsheskin, tapi bukan seperti menjual ataupun promosi produknya sendiri. Bahkan, ada beberapa orang yang mencoba meminta konsultasi masalah kulit mereka melalui DM instagram si dokter. Namun, si dokter selalu menolak mentah-mentah pertanyaan-pertanyaan tersebut dan menyarankan untuk datang langsung ke klinik Elsheskin dengan alasan, tidak semudah itu menentukan diagnose hanya melalui foto.

Berkat hal tersebut, saya mengetahui Elsheskin dan mencoba mencari tahu produk-produknya. Pada awalnya, saya takut untuk mencoba produk baru karena sudah banyak produk yang saya coba gagal di wajah saya dan beberapa produk tersebut malah membuat wajah saya terlihat semakin buruk. Dari produk yang beredar di minimarket sampai yang hanya dijual di mall besar di Surabaya, banyak yang tidak cocok dikulit saya. Tipe kulit saya bukan tipe kulit yang sensitif tapi bukan juga termasuk tipe kulit yang bisa menerima produk lain.

Setelah pemikiran yang sangat lama, akhirnya saya memberanikan diri untuk bertanya ke admin Elsheskin, waktu itu saya chat admin melalui akun line@ nya Elsheskin. Tak disangka saya diperbolehkan konsultasi online. Sebenarnya, saya agak ragu dengan konsultasi tersebut. Karena admin hanya mengetahui keadaan kulit saya melalui foto yang diambil oleh kamera hp dengan kualitas hampir dibawah standar. Saya berpikir “apakah semua jerawatku keliatan difoto ya? apa mbak adminnya bisa tahu keadaan sebenarnya wajahku hanya dengan melihat foto?”. Tapi tekad saya sudah bulat untuk mencoba produk Elsheskin.  
Setelah mendapatkan jenis treatment yang cocok yang telah dianjurkan oleh admin elshe, saya pun mengordernya dan ketika orderan saya sampai dirumah, I amazed. Bungkusnya cantik sekaliii, agak alay memang tapi baru kali ini saya mendapatkan paket cantik dari seller hahaha. 

2. Main Body (Cara Pakai, Mulai Pakai, How long) 
Paket perawatan saya kali ini bernama Acne T Treatment Gel Acne series. Untuk sebuah nama memang agak panjang dan series perawatan kulit berjerawat tidak hanya terdiri dari satu paket saja. Ada satu paket lain yang hampir mirip dengan paket saya kali ini bernama Acne Treatment Series Gel. setelah saya tanyakan ternyata keduanya ditujukan untuk wajah atau kulit berjerawat tapi perbedaannya terletak di obat jerawat yang dipakai pada malam hari. katanya, berbeda dosisnya. saya tidak bertanya lebih lanjut tentang dosis, karena saya tahu saya tidak akan paham jika dijelaskan lebih lanjut, jadi saya sudah cukup puas dengan jawaban admin tersebut. 

Acne T Treatment Gel Acne Series sendiri terdiri dari 4 produk. yang pertama, Acne Cleansing Wash. This is a cleanser. Gampangnya, sabun cuci muka. Bentuk produknya kental, bening dan agak kekuningan. untuk bau, sebenarnya, tidak terlalu menyengat untuk saya, tapi bukan bau yang enak untuk dihirup. Jadi, baunya seperti ada kandungan bau obatnya. anjuran pakainya pun hanya 2-3 tetes sebesar biji jagung. dan bisa berbusa yang lalu diaplikasikan ke seluruh wajah. Setelah dibasuh dengan air, wajah terasa bersih, namun lama kelamaan akan terasa kering seperti ditarik. 

Namun, rasa kering tersebut akan hilang ketika diaplikasikan Tonernya, Acne Refresh Toner. anjuran pakainya pun hanya 4-6 tetes yang lalu ditepuk lembut diwajah. Bentuk produknya pun masih sama dengan sabun wajahnya hanya saja lebih encer.  

Langkah selanjutnya adalah Daily Protection. Daily Protection adalah sunscreen dari Elsheskin. Sunscreen yang saya dapat didalam series ini berbentuk gel, bening, yang tidak terlalu berbau. setelah diaplikasikan, gel nya langsung meresap, tidak ada rasa lengket sama sekali.  

Jika malam hari langkah yang ditempuh masih sama, hanya perbedaannya penggunaan daily protection diganti dengan Acne Night T (Gel). Produk yang terakhir adalah obat jerawat totol namanya Acne Night T (Gel). Produk yang terakhir ini digunakan ketika malam hari, yang dianjurkan digunakan 30 menit sebelum tidur. Tapi, biasanya, aku pakai setelah mandi sore karena akan lupa kalau dipakai malam hari ehehe. Pada awalnya, jerawat yang ditotol terasa agak perih tapi lama-kelamaan akan hilang. Setelah beberapa hari jerawat akan kempes dan PR nya adalah bekasnya. Kata mbak Admin untuk menghilangkan bekas jerawat ada treatment tersendiri namun saya sendiri belum memasuki tahap tersebut. 

3. Conclusion (is it work on me?) 
Satu paket yang terdiri dari 4 produk habis yang saya pakai dalam 2 bulan. 
walaupun sunscreen dan tonernya hanya bisa bertahan 1 bulan saja karena ukurannya kecil dan perlu jumlah banyak dalam memakainya. Is it worth to buy? Yes. Dengan kemasan sebesar itu dan harga yg dipatok menurut saya sangat sesuai. Di sisi lain, secara fungsi, butuh waktu lebih banyak bagi produknya untuk bekerja di kulit saya. Namun, hal ini yang membuat saya menyukai produk dari Elsheskin ini.
Produk dari Elsheskin sendiri bekerja dengan perlahan tapi menunjukkan hasil yang tentu. Yang saya maksud hasil yang tentu adalah jerawatnya benar-benar sembuh, bukan menghilang 1 namun tumbuh 3 jerawat baru lainnya. Satu hal lagi, produk elsheskin tidak membuat kulit saya menggelap. Namun ada hal negatif yang saya rasakan setelah memakai satu rangkaian perawatan ini yaitu minyak wajah saya menjadi lebih banyak dari sebelum memakai. Ada satu hal lagi yang merupakan keuntungan bagi saya untuk memakai produk ini. yaitu, jerawat membandel saya mulai sembuh dan saya bisa menandai penyebab jerawat baru yang muncul. Karena, saya memiliki jerawat bukan hanya dari faktor luar namun dari kebiasaan yang saya lakukan sehari-hari. 
The bad impact on my skin which is semakin berminyaknya wajah saya hanya bertahan di awal pemakaian. Saat saya menulis review ini saya sudah rephurcase paket ini untuk yang kedua kali, dan minyak diwajah saya yang pada awalnya bertambah akhir-akhir ini sudah mulai berkurang. Wajah saya memang masih berminyak tapi mulai bermunculan di sore hari saya beraktivitas dan bisa disamarkan dengan retouch bedak tabur.
All in all, this package is worth to buy. Hasil yang tidak instan membuat produk ini prestigious karena tidak menjanjikan hasil instan dengan beribu efek samping yang buruk. Dan, kembali lagi kepada setiap kulit masing-masing, setiap produk yang cocok untuk satu orang mungkin tidak cocok untuk orang lain begitupun sebaliknya. Review ini saya buat dengan mencoba serangkaian produk yang telah saya sebutkan diatas tanpa adanya endorse ataupun hal yang sejenis. Review ini adalah review jujur saya dengan hasil yang work on my skin.

Kamis, 21 April 2016

Langkah Upload PKM *berdasarkan pengalaman sendiri*

haloooo, udah lama banget aku ga nulis dan upload apa-apa di blog kesayanganku ini wkwk
kali ini aku akan berbagi cerita dan info untuk kalian yang lagi galau ga bisa upload PKM nya ke laman SIM-LITABMAS. yuuk cus langsung aja ini cerita dan info yang saya alami sendiri ketika akan upload PKM :
1. bikin proposal sesuai dengan panduan PKM yang sedang berlaku dan pastikan pkm kalian sudah di revisi sebelum meminta TTD sana sini. karena dari poin pertama ini aku salah langkah, aku minta TTD sana sini baru di revisi dan akhirnya aku harus bolak-balik buat minta TTD lagi :')
2. ketika sudah di revisi dan minta TTD, kalian akan otomatis mendapat Username dan Password dari PT masing-masing.
3. masuk ke alamat http://simlitabmas.dikti.go.id/ lalu klik login - Pengusul mahasiswa.
4. setelah berhasil login, klik Pengajuan Usulan - Identitas pengusul. Isi semua identitas Pengusul dengan lengkap.
5. lalu menuju halaman Unggah Proposal. Nah, dari sini ada satu kejadian lagi yang ngebuat semangatku terkikis lagi. Saat aku selesai mengisi biodata dan lain-lain yang berada di halaman identitas pengusul,  data yang sudah aku simpan tidak muncul di halaman Unggah Proposal, sempet ke rektorat dan ternyata laptop yang dibawa mengalami masalah juga. akhirnya pulang dengan tangan kosong. lalu setelah beberapa hari aku nyoba buka laman SIM-LITABMAS lagi dan identitas yang aku masukkan ternyata sudah ada di laman Unggah Proposal.
6. langkah selanjutnya adalah UNGGAH PROPOSAL. klik menu Pengajuan Usulan - Unggah Proposal. pastikan dahulu file pkm nya udah bertipe PDF. sempet kesel juga di langkah yg terakhir ini karena ketika udah upload file dengan tipe .pdf malah ada pemberitahuan kesalahan. Upload file PDF. lalu aku coba beberapa kali upload, hasilnya masih kesalahan juga. ketika iseng aku browsing sana sini ternyata aku nemu trik untuk mengakali masalahku yang satu ini. caranya adalah upload PKM dari laptop yg berbeda (entah kenapa harus pake media lain baru bisa di upload) berhubung aku punya 1 laptop doang aku iseng buat upload pake hp (android) dan dengan sekali coba langsung bisa, sungguh mukjizat yg luar biasa wkwk.
7. setelah pkm ter upload, pastikan server bisa membaca file pkm kalian dengan jumlah halaman dan sampel halaman yang bener.
8. setelah sudah di cek cek. klik simpan dan log out. selamat PKM anda sudah berhasil di upload :D


source:
terimaksih banyak buat blog yang satu ini krn telah memberikan inspirasi dan bantuan yang sangat menolong :)
http://agusttusan.blogspot.co.id/2014/09/tips-dan-trik-upload-proposal-pkm.html

Jumat, 10 April 2015

Bagian-Bagian Daging Sapi



 PENGELOMPOKAN DAGING SAPI :

1.    Blade / Punuk
Daging sapi bagian atas yang menyambung dari bagian daging paha depan terus sampai ke bagian punuk sapi. Pada bagian tengahnya terdapat serat-serat kasar yang mengarah ke bagian bawah, yang cocok jika digunakan dengan cara memasak dengan teknik mengukus. Biasanya daging ini digunakan untuk membuat makanan khas Nusa tenggara Timur yaitu Se’i (sejenis daging asap)

2.      Chuck / Paha Depan
Bagian daging sapi yang berasal dari bagian atas paha depan. Ciri daging ini adalah berbentuk potongan segiempat dengan ketebalan sekitar 2-3 cm, dengan bagian dari tulang pundak masih menempel ke bagian paha sampai ke bagian terluar dari punuk. Biasanya daging ini digunakan untuk membuat bakso.

3.    Cub Roll / Lemusir
Bagian daging sapi yang berasal dari bagian belakang sapi sekitar has dalam, has luar dan tanjung. Potongan daging ini diambil dari bagian punggung, dipotong dari rusuk keempat sampai rusuk keduabelas. Lamosir termasuk daging yang lunak karena didalamnya terdapat butir-butir lemak. Daging lamosir dapat dipanggang dalam oven, dibakar atau di grill. Biasanya daging ini digunakan untuk makanan khas Batam, Sup Lamosir.
Penggunaan : bistik, sate, rendang, empal, sukiyaki.

Teknik Memasak Panas Kering

 kali ini saya akan membahas apa itu teknik memasak panas kering. pembahasan saya ini adalah yang saya dapat dari sekolah memasak di salah satu smk negeri di surabaya.
okee lanjuut...
teknik memasak dengan panas kering adalah memasak dengan keadaan kering. karena jika menggunakan cairan (yang berarti basah) akan di sebut panas basah dan jika menggunakan minyak akan disebut panas minyak.

Selasa, 02 Desember 2014

random

hanya satu masalah bisa menyebabkan beribu masalah
bagaimana pun caranya, harus bisa fokus. dan lupakan masalah yang tak penting itu
semangat harus bisa!!

Selasa, 30 September 2014

Belajar membuat aritmatika dengan excel

No Angka-1 Angka-2 + - x :
1 10 60 70 -50 600 0.166667
2 20 70 90 -50 1400 0.285714
3 30 90 120 -60 2700 0.333333
4 40 300 340 -260 12000 0.133333
5 50 40 90 10 2000 1.25

Selasa, 16 September 2014

Sejarah dan Manfaat Email

 Sejarah Email

Email sebenarnya telah ada bahkan sebelum Internet telah digunakan. Menurut beberapa laporan, MIT pertama kali dikembangkan Compatible Time-Sharing System (CTSS) pada tahun 1961. Hal ini memungkinkan banyak pengguna untuk login ke IBM 7094 dari berbagai terminal dial-up dan menyimpan file secara online pada disk. Hal ini pada gilirannya mendorong pengguna untuk berbagi file dan email dimulai pada tahun 1965 untuk beberapa orang untuk berkomunikasi pada komputer mainframe. Email mungkin telah menjadi jaringan email, yang memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi pada komputer yang berbeda pada tahun 1966. Pada tahun 1971, Ray Tomilson mengembangkan tanda @ untuk memisahkan pengguna dan mesin.