Selamat Datang di Blog saya :)

Sabtu, 29 Juni 2013

When I Was Your Man Sally

“Sallyyy tungguu aku bisa jelaskan semua ini” teriak Daniel. Sementara sally pergi meninggalkan tempat mereka bertumu tadinya, Daniel hanya bisa meratapi kesalahan yang telah diperbuatnya. Begitupun sally yang menangis sambil meninggalkan Daniel sendiri di taman itu sebenarnya sally tak bisa meninggalkan Daniel seperti ini namun keadaan yang telah memaksanya.

*1 bulan kemudian*
“ok Daniel, aku tunggu kau di pestaku jam 7  p.m jangan sampai telat dan kaulah bintang tamuku” kata albert dalam telfon Daniel. “ ok aku akan dating tepat waktu albert” jawab Daniel lalu menutup telfonnya dan segera bersiap menuju pesta ulangtahun temannya.

*skip*
Saat di mobil Daniel tak tahu harus perform seperti apa di depan teman-teman albert. Yang saat ini dia pikirkan hanya sally, dia teringat bahwa begitu sukanya sally terhadap pesta. Setiap kali ada pesta yang selalu mengantarkannya adalah Daniel. Dan sekarang hari ulang tahun albert, teman Daniel dan sally. “andaikan sally saat ini ada di sampingku pasti dia tahu apa yang saat ini membuat ku pusing” katanya setengah pelan.

*skip*
“happy birthday broo” kata Daniel sambil menepuk pundak albert. “whooaa akhirnya kau datang juga. Aku telah menantimu and come on the party is beginning” kata albert sambil menarik Daniel ke tengah-tengah kerumuman orang yang hadir di pesta ini. “ok let’s start the event” kata albert agak keras dan semua yang hadir di situ langsung terdiam dan menyaksikan albert. “ ini adalah pesta ulang tahunku yang ke 17 tentunya kalian sudah mengerti bukan? Dan akan kumulai sekarang, oh ya nanti aka nada perfom special dari sahabatku Daniel” kata albert sambil menunjuk daniel yang diikuti orang-orang melihatnya dan bertepuk tangan. Setelah potong kue Daniel melihat sally datang ke pesta itu bersama lelaki lain dan menggandeng tangannya. Tiba-tiba dari belakang albert berkata “come on boy this is your time” Daniel mengerti maksud albert dan langsung menuju ke piano. Saat Daniel mulai menekan pianonya audience mulai memperhatikan Daniel perfom termasuk sally.

same bed but it feels just a little bit bigger now
our song on the radio but it don't sound the same
when our friends talk about you, all it does is just tear me down
cause my heart breaks a little when i hear your name

it all just sounds like oooooh…
mmm, too young, too dumb to realize
that i should have bought you flowers
and held your hand
should have gave you all my hours
when i had the chance
take you to every party
cause all you wanted to do was dance
now my baby's dancing
but she's dancing with another man

my pride, my ego, my needs, and my selfish ways
caused a good strong woman like you to walk out my life
now i never, never get to clean up the mess i made, ohh…
and it haunts me every time i close my eyes

it all just sounds like oooooh…
mmm, too young, too dumb to realize
that i should have bought you flowers
and held your hand
should have gave you all my hours
when i had the chance
take you to every party
cause all you wanted to do was dance
now my baby's dancing
but she's dancing with another man

although it hurts
i'll be the first to say that i was wrong
oh, i know i'm probably much too late
to try and apologize for my mistakes
but i just want you to know

i hope he buys you flowers
i hope he holds your hand
give you all his hours
when he has the chance
take you to every party
cause i remember how much you loved to dance
do all the things i should have done
when i was your man
do all the things i should have done
when i was your man

setelah menyanyikan lagu tersebut para audience bertepuk tangan sangat keras dan sally tba-tiba meneteskan air matanya. Dia merasa tahu untuk siapa lagu itu dinyanyikan Daniel. Lalu sally keluar ruangan pesta untuk mendapatkan udara segar. Sally tak menyadari di balkon tersebut tepatnya di sampingnya berdirilah sosok yang telah membuatnya meneteskan air mata.

Akhirnya Daniel pun bergerak bermaksud untuk kembali ke dalam ruangan pesta. Betapa terkejutnya dia saat dia tahu cewe yang berdiri di sebelahnya adalah sally. “sally? Is she you?” kata Daniel sambil memegang pundak sally. “yes I am” jawab sally sambil menoleh kearah suara tersebut. Dia juga terkejut dan langsung menjatuhkan tangan Daniel begitu dia mengetahui pria di sampingnya adalah Daniel mantan kekasihnya.

“sorry sally. I’m so sorry about all. Aku tak tahu apa yang harus aku lakukan. Aku telah menelfonmu mengirimimu pesan. Tapi tak ada balasan darimu. Aku sangat frustasi saat kau meninggalkan ku di taman itu sendiri. Aku juga telah mendatangi rumahmu namun kata tetanggamu kau telah pindah. Namun tetanggamu…” belum sempat Daniel menyelesaikan perkataannya sally sudah menjawabnya “aku sudah memaafkanmu Daniel. Tapi maaf aku tak bisa bertemu denganmu setelah kejadian itu" sally mulai menunduk dan meneteskan air matanya lagi.

Sontak Daniel mencoba menghapus air mata sally. Namun sally menolaknya. “Daniel aku minta maaf kita atak akan bisa kembali. Aku telah menemukan pedamping hidupku. Aku akan menikah 3 bulan lagi” kata sally “ apa? Kau akan menikah? Secepat itu?” jawab Daniel tak percaya. “yeah Daniel. I hope you can see my wedding” kata sally dengan sedikit ragu “tak apalah jika ini yang membuat mu senang sally. Aku akan datang ke pestamu nanti. And  i just want you to know i hope he buys you flowers i hope he holds your hand give you all his hours when he has the chance take you to every party cause I remember how much you loved to dance do all the things i should have done when i was your man do all the things i should have done when i was your man.” Daniel menyanyikan lagu itu lagi sambil memegang tangan sally untuk terakhir kali.


Dan tiba-tiba sally memeluk Daniel. Sangat erat sally memeluk Daniel, seakan dia ingin tahu bahwa dia masih mencintai Daniel. “I still love you Daniel. I can’t forget about you” kata sally sambil menangis “I did sally. And don’t cry. I know you’re still love me” jawab Daniel sambil menghapus air mata yang menetes di pipi sally. “ jangan menangis lagi, kita pasti dapat bertemu lagi. Aku tahu kau akan mengatakan ini kepadaku. Tapi sekarang kembalilah ke dalam aku tahu pasti pacarmu sedang mencarimu sekarang” kata Daniel sambil menyunggingkan bibirnya berusaha tak terlihat sedih di depan wanita yang paling dia cintai ini. “tapi Daniel…” “ssttt jangan menjawab lagi segeralah kembali ke pacarmu sekarang” jawad Daniel memotong pembicaraan sally. “ok bye Daniel” kata sally sambil melambaikan tangannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tulis komentar anda di bawah ini :)